Kamis, 06 November 2014

"Wanita Pencetak Generasi Berkualitas"

Diposkan oleh Yulianti Hamasah di 20.19 0 komentar
Dan lagi.. aku bersyukur terlahir sebagai seorang wanita ,. 
kenapa ?
karena wanita itu special,. dimana dia memiliki rahim , yang tidak di miliki oleh laki-laki ,.
dan wanita akan menjadi pencetak generasi berkualitas ,. untuk itu sebagai wanita harus menjadi "wanita berkualitas" ,. bagaimana mungkin dia bisa mencetak generasi yang berkualitas sementara dia sendiri tidak menjadi sosok wanita yang berkualitas ,.

seperti apa wanita berkualitas ?
wanita berkualitas yaitu dia yang berakhlak baik , dia cerdas, dan juga terampil ,. 

banyak masyarakat awam yang berpendapat bahwa wanita tidak perlu sekolah tinggi, karena pada akhirnya wanita akan pergi ke sumur dan ke dapur ,. "ya memang benar" , tapi di sisi lain juga wanita itu kelak akan melahirkan anak,. dan anak yang dia lahirkan berhak memiliki ibu yang cerdas , karena anak yang cerdas terlahir dari rahim seorang ibu yang cerdas ,. 

untuk itu seorang wanita harus memiliki pengetahuan akademik, ilmu sains dan teknologi , karena suatu hari nanti anak kita akan menanyakan sesuatu yang dia tidak ketahui, dan kita harus bisa untuk menjawab, dengan jawaban yang memuaskan ,.

pada hakikatnya wanita / ibu adalah madrasah pertama untuk anak-anaknya ,. dan seorang ibu yang baik bukan hanya sekedar mengurusi anaknya saja , namun dia bisa mendidik anak-anaknya menjadi anak yang berkualitas, mendidik anaknya menjadi anak yang Sholeh / Sholehah, menjadi anak yang cerdas dan terampil ,. 
ketika kita berhasil menjadikan anak kita menjadi anak yang sholeh/sholehah, dan cerdas , maka sukseslah kita sebagai "wanita pencetak generasi berkualitas",.

saya akan belajar, belajar, dan belajar,. karena saya pun suatu hari nanti akan menikah dan memiliki anak, dan saya ingin menjadi salah satu wanita pencetak generasi berkualitas,.

mulai hari ini harus jadi wanita yang berkualitas ,. semangaaaaaaaaaaaaaaaat !!!





Semoga bermanfaat,.




Yulianti Hamasah,.
 

desain oleh antonia sundrani modifikasi edwin januar | www.sintesaleaf.com